akan tak ada lagi yang memanggilku “begitu”
akan tak ada lagi yang mencelaku “begitu”
akan tak ada lagi yang memarahiku “begitu”
dengan gaya itu, dengan nada begitu, dengan mimik itu
GOESFUNNY
akan tak ada lagi yang membuatku cemas karna berpura-pura tak jadi datang malam ini
akan tak ada lagi yang berbagi kisah disetiap hari-hariku
akan tak ada lagi…
akan tak ada lagi…
darimu…
darimu..
dan ku harus relakan itu
harus..
“begitu”
08.02.09
dan kini lah saat itu
saat dimana ku benar-benar harus lepaskan mu
saat dimana hanya aku yang terluka disini
dan biarkanlah semua adanya
biarlah pelukku hanya dalam mimpi
biar bahagia ini tak bernyata
karna tak ‘kan berarti apa-apa
biarlah pelukku hanya dalam mimpi
karna hanya dalam mimpilah
kita saling bertemu, bercanda
atau tuk sekedar menertawakan hal-hal gila
yang pernah kita lakukan sebelumnya
biarlah…semua pun kan pergi, berlalu
kenanganmu, wajahmu, tingkahmu
senyummu, marahmu, semua…
tinggal di hati dan kan tetap menjadi kenangan…
kenangan..kenangan…
aku tak kan pernah tahu pasti
apa rasa sakitku ini, sakitmu juga
yang ku tahu pasti
kau bahagia!
itu cukup! cukup!
meski tak berbagi…
meski kau tetap terdiam…
masih berhak kah aku membaca fikirmu?
atau semua hanya asumsi negatif?
maaf atas semua fikir yang tak berbukti
i will never know, cause u will never show!
kau membiarkanku dalam keterpurukan ku
kau sadar aku ‘kan sendiri
aku tak mengerti..mengapa?
hanya diam…diam…diam..
Allah maha membolak-balikkan hati manusia
itulah yang ku percaya
hati mu saat ini mungkin tlah berubah
dan ku percaya suatu saat nanti
aku pun begitu…
